Inovasi Mahasiswa UBSI Purwokerto: Ciptakan Sistem E-Bonnum untuk Efisiensi Administrasi Polresta Banyumas

PURWOKERTO, 30 Oktober 2025 – Tiga mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kabupaten Banyumas telah sukses merampungkan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama tiga bulan dengan menghasilkan luaran yang berdampak nyata. Sebagai capstone project mereka, ketiganya berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan “Sistem Informasi Bon Nomor Berbasis Web Pada Polresta Banyumas”.

Program PKL yang berlangsung dari Agustus hingga Oktober 2025 ini dijalani oleh tiga mahasiswa berdedikasi: Farhan, Annida, dan Hugo. Mereka ditempatkan di unit kerja Polresta Kabupaten Banyumas dan ditugaskan untuk menganalisis serta memberikan solusi digital terhadap salah satu proses administrasi di sana.

Aplikasi yang mereka kembangkan ini dirancang untuk mentransformasi proses pengajuan “bon nomor”—yang umumnya terkait dengan penomoran surat atau dokumen resmi—dari yang sebelumnya bersifat manual menjadi terdigitalisasi sepenuhnya. Dengan sistem baru berbasis web ini, proses pencatatan, pelacakan, dan pelaporan administrasi di lingkungan Polresta, khususnya di Bagian Umum (Sium), menjadi jauh lebih efisien, cepat, dan akuntabel.

Hasil karya nyata mahasiswa UBSI ini telah diserahterimakan dan diterima dengan baik oleh pihak Polresta Banyumas. Kepala Seksi Umum (Kasium) Polresta Banyumas, Titin Martanti, S.Kom, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi para mahasiswa.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas solusi yang telah dibuat oleh mahasiswa PKL dari UBSI. Sistem informasi ini sangat relevan dan membantu mempermudah alur kerja kami di bagian administrasi umum,” ungkap Titin Martanti saat menerima presentasi akhir dari para mahasiswa.

Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Banyumas, Ina Maryani, M.Kom, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian mahasiswanya. Menurutnya, ini adalah bukti keberhasilan model pembelajaran UBSI yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya magang, tetapi menjadi pemecah masalah.

“Ini adalah wujud nyata dari konsep capstone project yang kami terapkan dalam program PKL. Mahasiswa kami ditantang untuk tidak hanya sekadar bekerja, tetapi menganalisis masalah dan menciptakan solusi,” ujar Ina. “Saya bangga Farhan, Annida, dan Hugo mampu mengaplikasikan ilmunya secara langsung dan memberikan kontribusi positif bagi institusi mitra sepenting Polresta Banyumas. Ini adalah portofolio terbaik bagi mereka sebelum lulus.”

Keberhasilan program ini sekali lagi membuktikan sinergi yang kuat antara dunia akademik dan institusi mitra, di mana mahasiswa dapat belajar langsung di dunia nyata sekaligus memberikan dampak positif melalui inovasi teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *