BANYUMAS – Sebuah terobosan dalam dunia pendidikan kembali dihadirkan melalui Workshop Integrasi Pendekatan Deep Learning dan Pembuatan Alat Bantu Digital Bangun Ruang Berbasis Teknologi Kecerdasan Buatan yang diselenggarakan pada Sabtu, 26 April 2025, bertempat di SMP Negeri 2 Sokaraja, Banyumas.
Acara ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digagas oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), dengan melibatkan MGMP Sub Rayon 7 Kabupaten Banyumas sebagai mitra strategis.
Workshop ini menghadirkan Sutrisno, M.Kom, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Sutrisno menjelaskan bagaimana teknologi deep learning dan kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan untuk merancang alat bantu pembelajaran digital, khususnya dalam memahami konsep bangun ruang secara visual dan interaktif.
“Pemanfaatan AI dalam pendidikan bukan lagi sekadar wacana, tapi sudah menjadi kebutuhan. Dengan integrasi teknologi, guru dapat menyampaikan materi bangun ruang dengan pendekatan yang lebih kontekstual dan menarik,” ujar Sutrisno dalam sesi pemaparannya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Aprih Widayanto selaku perwakilan LPPM UBSI, yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dengan guru-guru di daerah dalam menghadapi tantangan transformasi digital di dunia pendidikan. Sementara itu, Tanti Neliana, S.Pd, Ketua MGMP Sub Rayon 7, mengungkapkan apresiasi atas kegiatan ini yang dinilai memberikan wawasan baru bagi para guru.

“Ini sangat bermanfaat, terutama dalam menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan teknologi saat ini,” ujarnya.
Dengan antusiasme peserta yang tinggi, workshop ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga membuka ruang diskusi strategis mengenai pengembangan media pembelajaran berbasis AI ke depannya. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif dan inovatif, terutama di wilayah Banyumas.



