UBSI Tegal Gelar “Battle of Network Masters 2025”, Adu Kecepatan & Ketangkasan Pelajar Se-Eks Karesidenan Pekalongan

Tegal, 26 November 2025 — Suasana kompetitif sekaligus seru memenuhi Kampus UBSI Tegal saat Final Olimpiade Ketangkasan Jaringan Komputer 2025 resmi digelar. Ajang yang dijuluki banyak peserta sebagai “Battle of Network Masters” ini mempertemukan para talenta muda terbaik dari belasan SMA/SMK/MA se-Eks Karesidenan Pekalongan. Kegiatan diselenggarakan pada Rabu (26/11) dan dikelola oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Komputer (HIMATK) UBSI Tegal.

Gelaran final ini merupakan puncak kompetisi setelah sebelumnya para peserta melewati babak penyisihan ketat pada Senin, 24 November 2025. Dari puluhan peserta, hanya belasan yang berhasil melaju ke final—mereka yang dianggap paling siap menaklukkan tantangan jaringan tingkat lanjutan.

Para finalis dihadapkan pada simulasi dunia nyata: konfigurasi jaringan rumit, identifikasi gangguan tersembunyi, hingga penyelesaian kasus troubleshooting berbasis waktu. Tiga juri yang merupakan praktisi dan akademisi jaringan menilai setiap peserta berdasarkan presisi konfigurasi, ketepatan analisis, serta kreativitas solusi mereka.

Setelah melalui persaingan yang intens, lahirlah tiga jawara terbaik:

🏆 Daftar Juara Olimpiade Ketangkasan Jaringan Komputer 2025

  1. Juara 1: Kevin Pradipta Inofarezky  – SMK Harapan Bersama
  2. Juara 2: Zaenal Arifin  – SMK Astrindo
  3. Juara 3: Daffa Muhamad Ali Subhan  – SMK Harber

Pihak panitia HIMATK UBSI Tegal mengapresiasi partisipasi seluruh sekolah yang ambil bagian. Antusiasme tinggi dari para siswa membuktikan bahwa minat terhadap bidang jaringan komputer terus berkembang dan siap menjadi tulang punggung kebutuhan industri teknologi masa depan.

Apresiasi Kaprodi Teknologi Komputer

Ketua Program Studi Teknologi Komputer UBSI Tegal, Suleman, S.Kom., M.Kom, turut memberikan komentar mengenai penyelenggaraan kompetisi ini.

“Ajang ini bukan sekadar lomba. Ini adalah arena pembuktian kemampuan, wadah bertukar ilmu, sekaligus langkah nyata dalam mempersiapkan generasi muda yang kompeten. Kami melihat kemampuan problem solving dan pemahaman teknis para peserta sangat luar biasa. UBSI Tegal akan terus menghadirkan kegiatan edukatif seperti ini demi meningkatkan kualitas pendidikan teknologi di wilayah Pekalongan dan sekitarnya.”

Beliau menambahkan bahwa kompetisi ini menjadi momentum bagi siswa untuk memperluas relasi antar sekolah sekaligus mengenal lebih dekat lingkungan akademik UBSI Tegal.

Membangun Ekosistem Kompeten di Era Digital

Dengan suksesnya penyelenggaraan final Olimpiade Ketangkasan Jaringan Komputer ini, UBSI Tegal semakin menegaskan perannya sebagai kampus yang konsisten mendorong perkembangan kemampuan teknologi informasi di wilayah eks Karesidenan Pekalongan.

Ajang ini tidak hanya menjadi panggung bagi para pelajar untuk unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi sumber energi baru untuk membangun ekosistem pendidikan yang progresif, adaptif, dan siap menghadapi tuntutan era digital.

UBSI Tegal berharap kompetisi ini dapat melahirkan lebih banyak talenta muda yang memiliki kemampuan teknis, karakter kuat, dan mental siap bersaing di dunia teknologi informasi yang bergerak cepat dan penuh tantangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *