Berita  

UBSI Purwokerto Dorong Riset AI melalui Analisis Sentimen Review Aplikasi Duolingo

Purwokerto, 18 Desember 2025 –
Sebagai bentuk kontribusi dalam pengembangan riset di bidang kecerdasan buatan dan analisis data, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Purwokerto telah melaksanakan sebuah penelitian pada 18 Desember 2025 dengan tema “Evaluasi Metode Naive Bayes dan K-Nearest Neighbors untuk Analisis Sentimen pada Review Aplikasi Duolingo.”

Penelitian ini diketuai oleh Joko Dwi M, selaku Ketua Peneliti, yang merupakan bagian dari sivitas akademika Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Purwokerto. Fokus penelitian adalah membandingkan performa dua metode klasifikasi yang banyak digunakan dalam bidang machine learning, yaitu Naive Bayes dan K-Nearest Neighbors (KNN), dalam melakukan analisis sentimen terhadap ulasan pengguna aplikasi pembelajaran bahasa Duolingo.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, analisis sentimen menjadi pendekatan strategis untuk memahami opini dan tingkat kepuasan pengguna terhadap sebuah aplikasi. Melalui penelitian ini, data review pengguna Duolingo diolah dan diklasifikasikan ke dalam kategori sentimen positif dan negatif, kemudian dievaluasi berdasarkan tingkat akurasi dan efektivitas masing-masing metode.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik metode Naive Bayes maupun K-Nearest Neighbors memiliki karakteristik, kelebihan, serta keterbatasan tersendiri dalam pengolahan data teks. Temuan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai metode klasifikasi yang dapat digunakan secara optimal dalam analisis sentimen berbasis text mining.

Ketua Peneliti, Joko Dwi M, menyampaikan bahwa penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat akademik maupun praktis, khususnya sebagai referensi bagi peneliti, mahasiswa, serta pengembang aplikasi digital dalam memilih metode analisis sentimen yang sesuai dengan karakteristik data.

Melalui penelitian ini, Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Purwokerto terus berkomitmen untuk mendorong budaya riset dan inovasi, serta berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang data science, kecerdasan buatan, dan teknologi informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *