PanturaTerkini, Tegal – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Tegal bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BSI menggelar Workshop dan Uji Sertifikasi Kompetensi Skema Database Administrator bagi mahasiswa. Kegiatan ini menjadi langkah program studi dalam meningkatkan kompetensi sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia kerja di bidang teknologi informasi.
Sebanyak 27 mahasiswa semester 4 dan 6 yang belum memiliki sertifikat kompetensi Database Administrator mengikuti kegiatan tersebut. Rangkaian kegiatan diawali workshop pada Rabu (8/7) di Aula UBSI PSDKU Tegal. Mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai teknis pelaksanaan sertifikasi, persyaratan dokumen, serta kategori dan aturan penilaian uji kompetensi.
Selain pembekalan, mahasiswa juga mendapatkan pendampingan dalam mempersiapkan dokumen praasesmen, seperti Verifikasi TUK, FR.APL.01, dan FR.APL.02 melalui sistem LSP BSI. Pembekalan ini diberikan agar mahasiswa memahami setiap tahapan sertifikasi dan lebih siap menghadapi proses asesmen.
Kompetensi database diperkuat melalui sertifikasi berbasis standar kerja
Dalam skema Database Administrator, mahasiswa dipersiapkan menguasai tujuh unit kompetensi yang mencakup perancangan dan pembuatan basis data, penggunaan SQL, penerapan akses basis data, integrasi data, pengelolaan kualitas data, serta pengelolaan dokumen dan konten.
Uji sertifikasi kompetensi dilaksanakan pada Kamis (6/8) di Ruang 301, 302, dan 303 UBSI Kampus Tegal. Proses asesmen meliputi verifikasi berkas, wawancara, dan praktikum yang dilakukan oleh asesor kompetensi dari LSP BSI, yaitu Sopian Aji, Angga Ardiansyah, dan Husni Faqih. Sementara workshop menghadirkan Angga Ardiansyah sebagai narasumber dan Mawadatul Maulidah sebagai moderator.
Baca juga: Ingin CV Dilirik HR? HIMSI UBSI Kampus Tegal Bagikan Strategi Menyusun CV Profesional
Kaprodi Sistem Informasi UBSI Kampus Tegal, Sopian Aji, menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kemampuan sesuai kebutuhan industri.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman sekaligus pengakuan kompetensi bagi mahasiswa di bidang pengelolaan basis data. Mahasiswa tidak hanya perlu memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis dan mampu menunjukkan kompetensinya berdasarkan standar yang telah ditetapkan,” ujar Sopian.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa perlu terus meningkatkan kemampuan teknis seiring perkembangan teknologi. “Kompetensi di bidang database memiliki peran penting dalam pengembangan sistem informasi. Karena itu, mahasiswa perlu terus meningkatkan kemampuan teknis dan memiliki sertifikasi sebagai salah satu bukti kompetensi profesional,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, UBSI Kampus Tegal berharap sertifikasi kompetensi dapat memperkuat kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja serta meningkatkan daya saing lulusan dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri teknologi informasi.








