
PURWOKERTO, 24 Mei 2024 – Menjawab tantangan ekonomi digital dan besarnya potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat desa, sekelompok dosen dari sebuah perguruan tinggi di Banyumas menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, sasaran kegiatan adalah para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Karangkemojing, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.
Kegiatan yang bertajuk “Pelatihan Marketing Digital Menggunakan Sosial Media” ini bertujuan untuk memberdayakan generasi muda desa dengan keterampilan pemasaran modern yang relevan dan berdaya saing. Di era di mana platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook mendominasi lanskap informasi, kemampuan untuk memasarkan produk atau jasa secara efektif di media sosial menjadi kunci untuk pertumbuhan ekonomi lokal.
Ketua tim pengabdian, Eva Argarini Pratama, M.Kom menyatakan bahwa pemuda Karang Taruna adalah agen perubahan yang strategis. “Kami melihat potensi luar biasa pada generasi muda di Desa Karangkemojing. Mereka adalah pengguna aktif teknologi, dan semangat kewirausahaan mereka perlu didukung dengan pengetahuan yang tepat,” jelas Dr. Budi. “Dengan memberikan mereka keterampilan pemasaran digital, kami tidak hanya membekali mereka untuk bersaing, tetapi juga untuk menjadi motor penggerak yang mempromosikan produk unggulan dan keunikan desa kepada dunia.”
Pelatihan ini mencakup berbagai materi esensial, mulai dari dasar-dasar membangun citra merek (branding) di media sosial, teknik pembuatan konten yang menarik (foto, video, dan copywriting), hingga strategi menjangkau audiens yang tepat sasaran. Para peserta diajak langsung untuk praktik membuat rencana konten dan menganalisis studi kasus dari merek-merek yang sukses menggunakan media sosial.
Salah seorang anggota tim dosen, Nuzul Imam Fadlilah, S.T., M.Kom., menambahkan, “Kami tidak hanya mengajarkan cara ‘berjualan’, tetapi juga cara membangun komunitas dan interaksi yang positif dengan pelanggan. Kepercayaan dan loyalitas konsumen di dunia digital sering kali terbangun dari komunikasi yang baik.”
Para anggota Karang Taruna menyambut kegiatan ini dengan penuh antusiasme. Mereka berharap ilmu yang didapat dapat segera diaplikasikan untuk membantu UMKM di lingkungan sekitar, seperti pengrajin lokal atau produsen makanan khas, agar dapat memperluas jangkauan pasar mereka.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para pemuda Desa Karangkemojing tidak hanya menjadi konsumen konten digital, tetapi juga menjadi produsen konten yang kreatif dan produktif. Inisiatif ini merupakan wujud nyata kontribusi dunia akademik dalam mendorong kemandirian ekonomi dan mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul di tingkat desa untuk menghadapi era digital.



