Tegal, 7 Juni 2025 — Sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kota Tegal kembali mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan menggandeng mitra strategis, yaitu Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Yatama Muslimat NU, yang berlokasi di Desa Kalikangkung No. 8, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 7 Juni 2025, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dan dihadiri oleh tim dosen, panitia, serta para peserta dari kalangan santri LKSA.

Kegiatan PkM ini mengusung tema “Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Dakwah, Belajar, dan Ekspresi Nilai-Nilai Islam Secara Etis dan Produktif”. Tema ini diangkat berdasarkan kebutuhan mendesak akan literasi digital di kalangan generasi muda, khususnya para santri, yang hidup dalam arus informasi yang sangat cepat dan dinamis. Di tengah potensi besar media sosial sebagai alat komunikasi, pendidikan, dan dakwah, masih diperlukan pemahaman yang mendalam tentang cara menggunakan media tersebut secara bijak, aman, dan sesuai dengan nilai-nilai keislaman.
Melalui pelatihan interaktif, para santri diajak untuk memahami bagaimana media sosial dapat menjadi wadah untuk berdakwah secara kreatif, berbagi ilmu, serta membangun citra positif sebagai generasi Islam yang unggul. Metode kegiatan meliputi pemaparan materi, diskusi kelompok, serta simulasi langsung penggunaan platform digital, seperti Instagram, YouTube, dan TikTok, dengan pendekatan etika digital.
“Media sosial bisa menjadi jalan kebaikan, bila digunakan dengan niat yang benar dan cara yang tepat. Kami ingin para santri di sini tidak hanya menjadi pengguna, tapi juga pencipta konten yang mendidik, menyejukkan, dan menginspirasi,” ujar salah satu dosen pelaksana kegiatan dari UBSI Tegal.

Universitas Bina Sarana Informatika terus berkomitmen untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat nyata secara langsung, terutama dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia di daerah.



