
Program Studi Sistem Informasi dari sebuah institusi pendidikan tinggi terkemuka di Banyumas menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di tingkat desa melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan tajuk “Digitalisasi Administrasi Desa: Optimalisasi Penggunaan Office di Era Transformasi Teknologi”, kegiatan ini menyasar para perangkat Desa Susukan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja mereka.
Kegiatan yang diinisiasi dan dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi, Ina Maryani, M.Kom, ini merupakan respons atas tantangan administrasi modern di tingkat pemerintahan desa. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang cepat dan akurat, penguasaan perangkat lunak perkantoran menjadi sebuah kebutuhan fundamental. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para perangkat desa dengan pengetahuan mendalam dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan aplikasi Microsoft Office.
Dalam sambutannya, Ina Maryani, M.Kom, menekankan pentingnya adaptasi teknologi bagi aparatur desa. “Tujuan kami adalah memberdayakan perangkat desa dengan keterampilan digital yang relevan dan aplikatif. Dengan menguasai Microsoft Office secara optimal, proses administrasi seperti pembuatan surat resmi, pengelolaan data kependudukan, dan penyusunan laporan dapat menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan. Ini adalah langkah krusial dalam mewujudkan tata kelola desa yang baik dan mendukung transformasi digital yang lebih luas,” ujar Ina.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta yang terdiri dari perangkat Desa Susukan mendapatkan materi intensif yang dibawakan oleh tim dosen, termasuk Ina Maryani, Ahmad Nouvel, dan Triadi Widianto. Sesi pelatihan mencakup berbagai topik, mulai dari teknik penulisan surat-menyurat resmi yang efisien menggunakan Microsoft Word, pengelolaan dan analisis data kependudukan melalui formula dan fungsi canggih di Microsoft Excel, hingga pembuatan presentasi laporan yang profesional.
Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, terlibat aktif dalam sesi praktik dan diskusi. Mereka mengaku bahwa pelatihan ini memberikan pencerahan dan solusi atas kendala-kendala administratif yang sering dihadapi sehari-hari. Kemampuan mengelola data secara digital diharapkan dapat meminimalkan kesalahan manusiawi (human error) dan mempercepat alur kerja di kantor desa.
Kegiatan pengabdian ini diharapkan tidak berhenti sebagai acara seremonial, melainkan menjadi awal dari peningkatan kualitas layanan publik yang berkelanjutan di Desa Susukan. Dengan perangkat desa yang kini lebih kompeten secara digital, pelayanan kepada masyarakat diharapkan menjadi lebih responsif dan efisien. Program Studi Sistem Informasi berkomitmen untuk terus menjalin kemitraan dengan desa-desa lain, sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan kontribusi nyata akademisi bagi kemajuan masyarakat.



