Tegal – Program Studi Teknologi Komputer Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tegal kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja melalui pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membekali mahasiswa dengan pengakuan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Mengusung tema “Siap Menembus Dunia Industri, Mahasiswa Teknologi Komputer UBSI Tegal Buktikan Kompetensi melalui Sertifikasi BNSP”, kegiatan dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB di Laboratorium Komputer UBSI Kampus Tegal. Seluruh peserta merupakan mahasiswa Program Studi Teknologi Komputer yang mengikuti proses asesmen kompetensi sebagai bagian dari persiapan memasuki dunia kerja.
Asesmen kompetensi dilaksanakan oleh Angga Ardiansyah, M.Kom, selaku Asesor BNSP, yang menilai kemampuan peserta melalui serangkaian uji teori, praktik, serta verifikasi portofolio sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan. Proses sertifikasi dilaksanakan secara profesional, objektif, dan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sehingga hasilnya dapat menjadi tolok ukur kemampuan mahasiswa secara nasional.
Sertifikasi BNSP merupakan salah satu nilai tambah yang semakin dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Selain menjadi bukti kompetensi profesional, sertifikat BNSP juga meningkatkan kepercayaan perusahaan terhadap calon tenaga kerja yang memiliki keahlian sesuai standar nasional.

Kaprodi Teknologi Komputer UBSI Kampus Tegal, Suleman, S.Kom., M.Kom, menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan bagian dari strategi Program Studi dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan memiliki daya saing tinggi.
“Di era digital saat ini, dunia industri tidak hanya melihat nilai akademik, tetapi juga mengutamakan kompetensi yang telah teruji dan diakui secara nasional. Karena itu, Program Studi Teknologi Komputer UBSI Kampus Tegal terus mendorong mahasiswa untuk mengikuti sertifikasi BNSP sebagai bekal memasuki dunia kerja. Kami berharap lulusan kami menjadi talenta digital yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memenuhi kebutuhan industri baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Suleman.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dengan dunia industri harus terus diperkuat melalui kurikulum berbasis kompetensi, pembelajaran praktik, sertifikasi profesi, serta pengalaman nyata di lapangan. Dengan demikian, lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap berinovasi dan berkontribusi dalam percepatan transformasi digital Indonesia.
Pelaksanaan sertifikasi kompetensi ini menjadi salah satu implementasi nyata komitmen Program Studi Teknologi Komputer UBSI Kampus Tegal dalam mendukung kebijakan link and match antara perguruan tinggi dan dunia industri. Melalui berbagai program peningkatan kompetensi, mahasiswa diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan siap menghadapi tantangan revolusi industri serta perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi Teknologi Komputer UBSI Kampus Tegal semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang konsisten menghasilkan lulusan berkualitas, berkompetensi, serta siap bersaing di dunia kerja melalui penguatan sertifikasi profesi dan pendidikan berbasis kebutuhan industri.








