Kota Tegal – Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika, khususnya Prodi SIA Kampus Kota Tegal, menyelenggarakan kegiatan Persamaan Persepsi Dosen Pembimbing Tugas Akhir Periode 1 Tahun 2026 pada Selasa, 1 April 2026 secara daring melalui platform konferensi video.
Sebagai informasi, Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Kota Tegal merupakan salah satu program studi akuntansi yang ada di Kota Tegal yang berfokus pada pengembangan kompetensi di bidang akuntansi berbasis teknologi informasi.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan standar dan pemahaman dosen pembimbing dalam membimbing mahasiswa tingkat akhir, sehingga kualitas lulusan Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Kota Tegal dan kampus lainnya dapat terjaga secara optimal.
Acara menghadirkan narasumber Rizal Amegia Saputra, M.Kom, dengan moderator Angga Ardiansyah, M.Kom. Peserta kegiatan terdiri dari dosen pembimbing dari berbagai wilayah, antara lain Kota Tegal, Kota Bogor, Kota Pontianak, Kota Sukabumi, serta Kabupaten Karawang (D3).
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Sistem Informasi Akuntansi menegaskan pentingnya keseragaman persepsi dalam proses bimbingan.
“Kami ingin seluruh dosen pembimbing memiliki standar yang sama dalam membimbing tugas akhir. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas lulusan, khususnya di Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Kota Tegal,” ujarnya.
Dalam sesi materi, Rizal Amegia Saputra, M.Kom menjelaskan secara komprehensif mengenai standar penulisan tugas akhir sesuai kurikulum terbaru. Materi meliputi sistematika penulisan, metode penelitian, serta teknik bimbingan yang efektif bagi mahasiswa.
“Tugas akhir merupakan tahap akhir dari proses pembelajaran mahasiswa. Peran dosen pembimbing sangat penting dalam memastikan kualitas karya ilmiah, termasuk bagi mahasiswa di Program Studi Akuntansi di Kota Tegal,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang dinamis. Dosen dari berbagai wilayah, termasuk Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Kota Tegal, turut aktif berdiskusi terkait berbagai tantangan dalam proses bimbingan, mulai dari teknis penulisan hingga penilaian tugas akhir.
Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah perbedaan karakteristik mahasiswa di tiap kampus. Peserta sepakat bahwa pendekatan bimbingan harus fleksibel, namun tetap mengacu pada standar yang telah ditetapkan.
Perwakilan dosen menyampaikan bahwa fleksibilitas dalam jadwal bimbingan menjadi kebutuhan saat ini, mengingat banyak mahasiswa yang memiliki aktivitas tambahan seperti bekerja.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga jam ini ditutup dengan kesepakatan bersama terkait standar bimbingan tugas akhir yang akan diterapkan secara serentak di seluruh kampus, termasuk Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Kota Tegal.
Program Studi Sistem Informasi Akuntansi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik melalui kegiatan serupa secara berkala. Dengan adanya persamaan persepsi ini, diharapkan proses bimbingan menjadi lebih efektif dan mahasiswa, khususnya di Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Kota Tegal, mampu menyelesaikan tugas akhir dengan hasil terbaik.


