Purwokerto, Desember 2025 – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara individu membangun karier, bisnis, dan identitas profesional. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Purwokerto akan menyelenggarakan seminar bertajuk “The AI Solopreneur: Membangun Personal Branding Otonom di 2026” pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Aula Kampus UBSI Purwokerto, pukul 09.00–11.30 WIB.
Seminar ini dirancang sebagai ruang edukasi dan inspirasi bagi mahasiswa, generasi muda, dan pelaku kreatif untuk memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara strategis dalam membangun personal branding yang mandiri, adaptif, dan berkelanjutan di masa depan.
Konsep AI Solopreneur menjadi topik utama dalam seminar ini. Istilah tersebut merujuk pada individu yang mampu mengelola karier, karya, dan identitas profesionalnya secara otonom dengan dukungan teknologi AI—tanpa bergantung sepenuhnya pada institusi atau organisasi besar.
Di tahun 2026, personal branding tidak lagi sekadar soal eksistensi di media sosial, tetapi tentang bagaimana seseorang membangun reputasi digital yang autentik, konsisten, dan bernilai. AI hadir sebagai alat bantu yang memungkinkan individu bekerja lebih cerdas, cepat, dan terukur.

“AI bukan pengganti manusia, melainkan amplifier potensi. Yang membedakan adalah siapa yang siap dan tahu cara memanfaatkannya,” demikian pesan utama yang akan diangkat dalam seminar ini.
Untuk mengupas topik strategis ini, UBSI Purwokerto menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang teknologi dan pengembangan personal branding berbasis AI, yaitu:
- Chandra Kesuma, M.Kom – Dosen dan Praktisi AI
Akan membahas bagaimana AI berkembang dalam ekosistem kerja dan kreatif, serta bagaimana individu dapat memanfaatkannya untuk membangun sistem kerja dan branding yang otonom. - Mustofa, M.Kom – Partner of DICO (Digital Creative Community)
Akan membagikan perspektif praktis tentang personal branding di era digital, termasuk strategi membangun identitas profesional yang relevan, konsisten, dan bernilai dengan dukungan AI.
Kombinasi sudut pandang akademik dan praktik lapangan ini diharapkan memberikan pemahaman yang utuh dan aplikatif bagi peserta.
Melalui seminar ini, UBSI Purwokerto menegaskan komitmennya untuk mempersiapkan mahasiswa tidak hanya sebagai pencari kerja, tetapi sebagai pencipta peluang. Mahasiswa didorong untuk melihat AI sebagai mitra strategis dalam mengembangkan potensi diri.
“Personal branding di era AI bukan soal viral, tapi soal arah. Mahasiswa perlu dibekali cara berpikir strategis agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, melainkan pengendali arah kariernya sendiri,” ungkap Bagus selaku ketua panitia penyelenggara.
Seminar ini juga menjadi bagian dari upaya UBSI Purwokerto dalam menanamkan mindset solopreneur sejak dini—mindset mandiri, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan teknologi. Tema “Membangun Personal Branding Otonom di 2026” dipilih sebagai refleksi bahwa masa depan karier akan semakin dinamis. Profesi akan terus berubah, platform akan berganti, namun identitas profesional yang kuat akan tetap relevan.Seminar ini diharapkan menjadi bekal awal bagi peserta untuk menghadapi lanskap dunia kerja dan industri kreatif yang semakin kompetitif.



