Berita  

BKOT UBSI Purwokerto 2025 Sukses Perkuat Sinergi Kampus dan Orang Tua

Purwokerto, 13 September 2025 – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Purwokerto berhasil menyelenggarakan kegiatan BKOT (Bincang Kampus Bersama Orang Tua) 2025 dengan penuh antusiasme dan partisipasi aktif. Acara yang digelar pada Sabtu, 13 September 2025, bertempat di Kampus UBSI Purwokerto ini dihadiri oleh puluhan orang tua mahasiswa baru beserta mahasiswa angkatan 2025.

Kegiatan ini menjadi forum silaturahmi sekaligus jembatan komunikasi antara pihak kampus, orang tua, dan mahasiswa. UBSI menegaskan kembali komitmennya bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan fasilitas kampus, melainkan juga sinergi erat dengan keluarga.

Acara utama BKOT dibuka dengan sambutan hangat dari pimpinan kampus yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung mahasiswa menjalani masa studi. Suasana penuh kebersamaan tercipta ketika para orang tua diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan harapan mereka terhadap proses pendidikan anak-anaknya.

“Mahasiswa akan lebih mudah mencapai prestasi ketika kampus dan orang tua berjalan seiring. Kami di UBSI Purwokerto percaya bahwa sinergi ini adalah kunci lahirnya lulusan unggul,” tutur Nuzul Imam Fadlilah, ST, M.Kom, Kaprodi Teknologi Komputer, sekaligus narasumber dalam acara tersebut.

Acara BKOT menghadirkan dua narasumber internal UBSI yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai strategi pendidikan di kampus, diantaranya Nuzul Imam Fadlilah, ST, M.Kom  menyampaikan materi tentang strategi akademik, kurikulum berbasis industri, serta peluang karier mahasiswa di bidang teknologi. Beliau juga menjelaskan bagaimana program studi Teknologi Komputer di UBSI membekali mahasiswa dengan keterampilan terkini yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dilanjutkan oleh Ragil Wijianto, M.Kom yang membahas aspek non-akademik yang tak kalah penting, mulai dari pembinaan karakter, pengembangan soft skills, hingga peran organisasi mahasiswa dalam membentuk kepemimpinan. “Kampus tidak hanya membekali mahasiswa dengan ilmu, tetapi juga membentuk mereka menjadi individu yang tangguh, kreatif, dan berkarakter,” ujarnya.

Sementara para orang tua berdialog dengan kampus, mahasiswa baru mengikuti Workshop Industri Kreatif tentang Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di ruangan terpisah. Workshop ini dibawakan oleh Fabriyan Fandi DI., praktisi AI sekaligus partner Digital Creative Community (DICO).

Dalam sesinya, Fabriyan menunjukkan bagaimana AI kini hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari desain grafis, pemasaran digital, hingga konten kreatif. Ia juga menekankan bahwa mahasiswa harus belajar menjadi pencipta solusi, bukan sekadar pengguna teknologi.

“Mahasiswa UBSI harus berani berinovasi. AI adalah alat yang bisa membantu menciptakan peluang, baik di dunia kerja maupun dunia wirausaha,” ungkap Fabriyan.

Workshop berlangsung interaktif dengan banyak pertanyaan dari mahasiswa baru. Beberapa di antaranya bahkan sudah berani mengemukakan ide kreatif terkait pemanfaatan AI di bidang yang mereka minati.

Rangkaian acara BKOT berlangsung hangat, penuh inspirasi, dan mendapat sambutan positif. Salah satu orang tua peserta, Sulastri, menyampaikan rasa terima kasih kepada kampus yang telah memberikan ruang dialog. “Kami merasa dilibatkan dalam perjalanan pendidikan anak. Ini membuat kami semakin percaya bahwa UBSI benar-benar peduli pada masa depan mahasiswa,” ujarnya.

Dengan suksesnya pelaksanaan BKOT 2025, UBSI Purwokerto berharap tercipta ekosistem pendidikan yang lebih kokoh, di mana kampus, orang tua, dan mahasiswa saling mendukung.

“Keberhasilan mahasiswa bukan hanya tanggung jawab kampus. Orang tua adalah mitra kami, dan mahasiswa adalah subjek utama yang akan kami dampingi bersama. Dengan sinergi ini, kami optimistis akan lahir generasi unggul yang siap menghadapi era digital,” tegas Ragil Wijianto, M.Kom.

UBSI Purwokerto berkomitmen melanjutkan kegiatan seperti BKOT sebagai bagian dari strategi pendidikan holistik. Dengan dukungan orang tua dan semangat mahasiswa, kampus optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berkarakter, kreatif, dan siap bersaing di dunia kerja global.

“BKOT bukan akhir, melainkan awal perjalanan kolaborasi kita. Kami ingin setiap mahasiswa UBSI Purwokerto merasa didukung penuh oleh kampus dan keluarga,” pungkas Nuzul Imam dalam penutupan acara.

Dengan berakhirnya BKOT 2025, UBSI Purwokerto semakin meneguhkan posisinya sebagai kampus yang menjunjung tinggi sinergi keluarga dan pendidikan, untuk menghasilkan mahasiswa unggul yang siap menatap masa depan dengan percaya diri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *