Pati, 30 Oktober 2024 – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) dengan mengadakan kegiatan penyelarasan konsep Teaching Factory (TeFa) dan model pembelajaran berbasis praktik di SMK AKN Marzuqi Pati. Program ini bertujuan untuk memastikan implementasi TeFa berjalan optimal guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan lulusan.

Kegiatan ini melibatkan diskusi intensif antara pendamping UBSI dengan Kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru-guru mata pelajaran jurusan. Beberapa agenda utama yang dibahas mencakup:
- Pendataan Sarana dan Prasarana: Meninjau fasilitas yang telah disediakan dari dana hibah SMK PK, termasuk peralatan praktik dan ruang laboratorium.
- Pemanfaatan Fasilitas Pembelajaran: Menyelaraskan penggunaan fasilitas dengan kebutuhan proses pembelajaran berbasis TeFa.
- Peningkatan Kualitas Pembelajaran: Menyusun strategi agar fasilitas tersebut mendukung siswa dalam mengasah kompetensi kejuruan.
Pendamping UBSI menyampaikan apresiasi terhadap progres yang telah dicapai SMK AKN Marzuqi Pati. “Sarana dan prasarana yang telah tersedia sangat memadai untuk menunjang kegiatan pembelajaran berbasis praktik. Dengan fasilitas ini, siswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan dan kreativitas mereka sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujar salah satu pendamping UBSI.
Kepala sekolah SMK AKN Marzuqi Pati, Winarno, menambahkan bahwa pengadaan fasilitas ini merupakan investasi penting untuk masa depan siswa. “Kami berharap, dengan fasilitas yang nyaman dan modern ini, siswa semakin semangat belajar, meningkatkan kompetensi, dan percaya diri menunjukkan kemampuan mereka. Ini juga menjadi bagian dari visi kami untuk mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja,” ungkap Winarno.
Salah satu siswa, Novita, turut berbagi pengalamannya selama mengikuti pembelajaran dengan fasilitas baru. “Saya sangat senang dengan fasilitas yang disediakan. Ruangannya nyaman, asyik, dan memungkinkan kami untuk mengekspresikan kemampuan secara maksimal. Ini membuat belajar jadi lebih menyenangkan,” ujarnya dengan antusias.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi SMK AKN Marzuqi Pati untuk terus berbenah dan berinovasi. Melalui pendampingan ini, SMK berharap mampu menyempurnakan implementasi TeFa, tidak hanya sebagai metode pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat hubungan dengan dunia usaha dan dunia industri (DuDi).
Dengan dukungan pendampingan dari UBSI, diharapkan lulusan SMK AKN Marzuqi Pati tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang mumpuni, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Semangat kolaborasi ini menjadi landasan penting untuk membawa pendidikan kejuruan di Indonesia ke level yang lebih tinggi.



