Dosen UBSI Tegal Sukses Gelar Pengabdian Masyarakat di Panti  Pelayanan Sosial Suko Mulyo Tegal

  • Bagikan

Pengabdian masyarakat adalah bagian dari  salah satu Tri Dharma PerguruanTinggi, yang bertujuan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar lingkungan kampus.  Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengusung  tema“Edukasi Bijak Penggunaan Media Sosial Bagi Santri Panti Pelayanan Sosial Anak Suko Mulyo Tegal”. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada hari Sabtu, 4 Mei 2024 secara tatap muka atau luring. Penyuluhan akan diadakan di Panti Pelayanan Sosial Suko Mulyo Tegal yang beralamat di Jalan Dr. Soetomo No. 50, Desa Pekauman, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para santri tentang pentingnya membentuk etika digital melalui media sosial. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada remaja akan pentingnya berperilaku dengan etika dan positif saat berada di dunia maya, terutama saat menggunakan media sosial. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman hukum serta etika terkait jejak digital agar para remaja dapat lebih berhati-hati dalam berinteraksi di media sosial.

Salah satu bentuk kepedulian dari pihak perguruan tinggi adalah melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh para dosen sebagai tutor. Mitra kegiatan ini adalah Panti Pelayanan Sosial Suko Mulyo Tegal yang berlokasi di Jalan Dr. Soetomo, No. 50, Desa Pekauman, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah kurangnya pengetahuan tentang jenis dan dampak tindakan yang tidak memperhatikan norma kesopanan dalam penggunaan media sosial, serta kurangnya pemahaman akan etika yang dapat diterapkan oleh masyarakat umum, khususnya para remaja, dalam menggunakan media sosial.

Narasumber dalam kegiatan ini yakni Dosen Universitas BIS Tegal, Nadiya Hidayati, M.Kom yang membawakan materi sesui dengan tema yang di usung. “Prinsip-prinsip eika dalam bermedia sosial antaranya saling menghormati, tanggung jawab, kejujuran, privasi dan keterbukaan dalam bermedia sosial” Ungkap nadia.

“Berinteraksi di media sosial membutuhkan kesadaran akan etika dan sopan santun. Hal ini penting untuk menjaga hubungan yang harmonis dan menghindari konflik. Tunjukkan kesopanan dengan menggunakan bahasa yang santun, tidak menyinggung orang lain, dan menghormati perbedaan pendapat” Lanjutnya.

Seluruh peserta yang mengikuti seminar sangat memperhatikan dengan baik apa yang di sampaikan oleh ibu Nadia, semoga dengan adanya kegiatan ini anak-anak jadi semakin baik dan bijak dalam menggunakan media sosial

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *