UBSI Tegal Selenggarakan Workshop & Sertifikat ABSS

  • Bagikan

TEGAL – Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Tegal, sukses menggelar  workshop &  sertifikasi Asian Business Software Solutions(ABSS) dengan mengusung tema “To Be Professional Accounting Software Implementor Through ABSS Certification”. Workshop ini diikuti oleh mahasiswa Prodi SIA semester 3 (tiga) dan semester 5 (lima) dengan total peserta 16 orang. Kegiatan ini, dihelat selama 2 (dua) hari  di UBSI Kampus Kota Tegal, Jalan sipilem No 22 kraton, Tegal Barat, Kota Tegal pada tanggal 30-31 Januari 2020.

Pada  hari pertama,  mahasiswa diberikan pembekalan materi ABSS dan mengerjakan soal latihan ABSS secara bersama-sama sekaligus dipraktikkan secara langsung. Dan untuk  hari keduanya,  mahasiswa memulai mengerjakan soal ujian sertifikasi, dengan terlebih dahulu dijelaskan tata cara penilaian dan apa saja yang harus dikumpulkan dengan waktu yang telah ditentukan. Adapun tujuan dari kegiatan workshop & sertifikasi  ABSS ini adalah Agar mahasiswa mengenal sistem informasi pengolahan data dengan akuntansi, dan dengan harapan agar mahasiswa dapat mengoperasikan sistem aplikasi ABSS dengan baik sehingga saat mereka terjun ke dunia kerja mereka sudah mahir mengaplikasikannya.

Warjiyono, M.Kom kepala Program Studi (Kaprodi) PSDKU Kampus Bogor mengatakan,  MYOB adalah program aplikasi akuntansi yang digunakan untuk mengotomatisasikan pembukuan secara lengkap, cepat dan akurat. software komputer akuntansi yang sekarang banyak digunakan oleh perusahaan di Indonesia dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam menghasilkan laporan keuangan. Mulai tanggal 1 Januari 2018 MYOB South Asia telah berganti nama menjadi ABSS (Asian Business Software Solutions), semua produk MYOB South Asia sebelumnya masih tetap akan di-supports oleh ABSS.
Beliau menambahkan, Kegiatan sertifikasi ini diharapkan mampu menjadi tolak ukur kemampuan mahasiswa dalam mengenal, memahami, dan mempraktekkan aplikasi ABSS.  Mereka tidak hanya mengenal akuntansi secara perhitungan manualnya saja, tapi juga mampu mengimplementasikannya ke dalam sebuah software akuntansi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *